Maret 14th, 2009 by sulteng
Berhubung aktifitas keseharian di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, disamping perbaikan pada situs web Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, saat ini isi artikel dalam web ini dalam proses posting informasi, namun beberapa informasi telah kami sajikan dengan sederhana. Anda dapat memanfaatkan informasi yang telah kami sediakan dengan memilih halaman pada widget sebelah kanan.
Terima kasih, harap dimaklumi.
Surveilans Respon KIA Sulawesi Tengah
Angka kematian ibu sesuai MDGs dengan target tahun 2010 sebesar 226 per 100.000 kelahiran hidup. Sementara kasus kematian di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2008 sebanyak 111 kasus, untuk lebih jelas dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Posted in Uncategorized | Comments Off
Maret 13th, 2009 by sulteng
Kejadian luar biasa (KLB) Keracunan pangan adalah suatu kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengkonsumsi makanan dan berdasarkan analisis epidemiologi, makanan tersebut terbukti sebagai sumber penularan. Penyelidikan KLB keracunan makanan adalah serangkaian yang dilakukan secara sistematis terhadap KLB keracunan pangan untuk mengungkap penyebab, sumber dan cara pencemaran serta distribusi KLB menurut variabel tempat, orang dan waktu.
Upaya penanggulangan dan pencegahaan meluasnya kejadian keracunan pangan serta untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, juga untuk mengindentifikasi penyebab kejadian perlu mendapatkan perhatian dan pemecahan yang serius. hal ini menjadi sangat penting karena selain untuk menentukan penyebabnya juga untuk menghindari semakin meluasnya peristiwa kejadian keracunan pangan. Kejadian Luar Biasa keracunan pangan pada umumnya terjadi pada suatu keadaan dimana orang secara bersamaan atau hampir bersamaan pada waktu yang sama terpapar dengan jenis makanan atau minuman tertentu.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Comments Off
Maret 13th, 2009 by sulteng
KLB masih sering terjadi di daerah-daerah di wilayah Indonesia. Kejadian ini mempunyai karakter tersendiri karena kejadiannya sangat mendadak, mengenai banyak orang dan dapat menimbulkan kematian yang tinggi bila tidak ditanggulangi dengan segera.
Salah satu penyakit yang masih sering menimbulkan KLB adalah penyakit diare. Tingginya angka kesakitan dan kematian diare disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kesehatan lingkungan yang masih belum memadai, keadaan gizi masyarakat, kependudukan, pendidikan, pengetahuan, sosial ekonomi dan perilaku masyarakat yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi terjadinya diare.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Comments Off
Maret 13th, 2009 by sulteng
Provinsi Sulawesi Tengah ternyata masih kekurangan ribuan tenaga kesehatan. Berdasarkan data terakhir tahun 2008, dari tujuh kategori tenaga kesehatan keadaan tenaga kesehatan di Sulawesi Tengah tercatat sebanyak 6.303 orang. Jumlah tersebut relatif masih kurang dibanding dengan perkiraan kebutuhan yang mencapai 8.500 tenaga kesehatan di tahun 2008. Kasubdin Bina Pengembangan Tanaga KesehatanUsman Y. Tantu, S.Sos., M.Kes menyebutkan tujuh kategori tenaga kesehatan berdasarkan PP 32 Tahun 1996, maka Provinsi Sulawesi Tengah masih kekurangan tenaga kesehatan hingga mencapai ribuan orang. Kondisi ini jelas sangat mempengaruhi prses pelayanan kesehatan.
Untuk jumlah dokter umum, saat ini tercatat sebanyak 363 orang, dimana dokter spesialis sebanyak 75 orang. Sementara kebutuhuan berdasarkan indikator indonesia sehat 2010 diSulawesi Tengah kebutuhan dokter umum tahun 2008 ini sebanyak 1.018 dengan dokter spesialis 120 orang. Tenaga perawat khususnya yang bekerja di unit kesehatan pemerintah dan swasta di Sulawesi Tengah saat ini berjumlah 2.639 orang atau sekitar 116 per seratus ribu penduduk. Sementara Indikator Indonesia sehat 2010 harus ada sebanyak 117 per saratus ribu penduduk. Kondisi saat ini sudah mendekati target. Namun, bila dilihat dari jenjang pendidikannya. kondisi ini masih memerlukan prehatian. Di Sulawesi Tengah, baru sekitar 5,16 persen sarjana keperawatan, 32,22 persen DIII dan sisanya adalah pendidikan SPK. Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Comments Off