Profil Tenaga Kesehatan 2007

Pemenuhan akan kebutuhan tenaga kesehatan merupakan salah satu hal yang penting dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional khususnya Propinsi Sulawesi Tengah.

Pemenuhan tenaga kesehatan yang handal dan profesional tidak hanya dilakukan melalui penambahan jumlah tenaga tetapi juga melalui pemerataan dengan distribusi tenaga kesehatan yang rasional serta pendayagunaan tenaga kesehatan itu sendiri guna memenuhi kebutuhan dalam pencapaian tujuan, oleh karenanya diperlukan suatu perencanaan kebutuhan tenaga yang efektif dan efisien baik secara kualitas maupun kuantitas guna pelaksanaan tugas dan terutama untuk menjawab tantangan dimasa depan, hal ini tentunya harus didukung dengan tersedianya Informasi Tenaga Kesehatan yang akurat dan tepat waktu diberbagai unit kerja Institusi Tenaga Kesehatan disetiap tingkat adminstrasi.

A. Data Tenaga Kesehatan
Penyajian data profil tenaga kesehatan ini dirinci menurut sebelas kategori tenaga yang masing-masing yaitu :

1. Tenaga Medis

  • Dokter Spesialis, yang meliputi spesialis penyakit dalam (internist), spesialis penyakit anak, spesialis kandungan dan kebidanan, spesialis bedah, spesialis mata, spesialis THT, spesialis jiwa, spesialis penyakit kulit dan kelamin, spesialis radiologi, dan spesialis lainnya.
  • Dokter umum termasuk dalam hal ini adalah dokter dengan status PNS, PTT atau swasta.
  • Dokter Gigi yang juga meliputi dokter gigi dengan status PNS, PTT ataupun swasta.

2. Perawat, terdiri atas lulusan S1 keperawatan, D III keperawatan dan SPK/SPR.
3. Bidan, terdiri dari lulusan D1 kebidanan dan DIII kebidanan
4. Rawat Gigi, terdiri dari pendidikan SPRG dan AKG
5. Farmasi, yang meliputi yang meliputi tenaga SMF/SAA, DIII Farmasi dan sarjana apoteker.
6. Sarjana Kesmas, meliputi tenaga dengan pendidikan SKM dan M.Kes dll.
7. Tenaga Kesling, terdiri atas dengan pendidikan APK/AKL dan SPPH
8. Tenaga Gizi, terdiri atas S1 Gizi, D III Gizi dan SPAG.
9. Keterapian Fisik, meliputi tenaga fisioterapi, okupasi terapi dan terapi wicara.
10. Keteknisian Medis terdiri atas tenaga radiografer, teknisi elektromedis, analis kesehatan, refraksionis optisien, teknisi transfusi, perekam medis dan penata anestesi.
11. Tenaga Lain - Lain seperti Tenaga dengan pendidikan PKE, PKC dll (Jukes), Tenaga Pekarya, Sarjana Non Kesehatan terdiri dari D III , S1 maupun S2 Non Kesehatan dan SLA, SLP dan SD.

B. Data Unit Kerja Pada Tingkat Administrasi
Penyajian data tenaga kesehatan ini juga berdasarkan atas tingkat administrasi yang meliputi tingkat Dati I (Propinsi) dan Dati II (Kabupaten/kota), puskesmas, rumah sakit, institusi pendidikan, dll.

Unit kerja yang termasuk dalam tingkat propinsi yaitu : Dinas Kesehatan Propinsi, unit-unit pelaksana teknis (Bapelkes, labkes, Rumah Sakit Undata), BUMN (PT Askes, dan kimia farma), Sedangkan yang termasuk dalam tingkat kabupaten/kota adalah : Dinas Kesehatan Kabupaten, Gudang Farmasi, KKP, RS, Puskesmas, dsb.

Penyajian data tenaga kesehatan ini, dihimpun dari laporan tenaga kesehatan yang berasal dari masing unit kerja baik ditingkat propinsi maupun Kabupaten/Kota serta unit pelaksana Teknis Kesehatan lainnya.

Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota jumlah penduduk di Sulawesi Tengah tahun 2007 sebanyak 2.396.224. jiwa . Sedangkan jumlah tenaga kesehatan tahun 2007 yaitu sebanyak 7.538 jiwa ( tujuh ribu lima ratus dua puluh tujuh ) jiwa.

1

Jumlah tenaga kesehatan yang bekerja ditingkat propinsi sebanyak 1.056. orang (14,00 %) selebihnya tersebar di seluruh Kabupaten/kota. Jumlah terbesar berada di Kota Palu yaitu sebanyak 1.389 orang (18,42%), kemudian berturut-turut kabupaten Donggala 760 (10,08%), Kabupaten Toli-Toli sebanyak 760 orang (10,08 %), Kabupaten Poso 735 orang (9,75%), Kabupaten Parigi Moutong 676 orang ( 8,96%) , Kabupaten Banggai 633 orang (8,39 %) Kabupaten Morowali 480 orang (6,36%), Kabupten Bangkep 381 (5,05) Kabupaten Tojo Una-Una 363 (4,81), Kabupaten Buol 305 (4,04).

Jumlah dan Proporsional Tenaga Kesehatan Menurut Kategorinya.
1. Tenaga Medis
Tenaga Medis yang ada di Propinsi Sulawesi Tengah 516 orang yang terdiri dari :

a. Tenaga Dokter Ahli/Spesialis
Jumlah tenaga dokter ahli 75 orang yang keseluruhannya bekerja pada Rumah Sakit yang tersebar di Kabupaten/Kota dan Propinsi dengan rincian sebagai berikut :

  1. RSU Undata sebanyak 25 Or ( 33,33 %)
  2. RSU Anutapura sebanyak 17 or (22,67 %)
  3. RSU Jiwa sebanyak 7 or (9,33 %)
  4. RSU Luwuk sebanyak 5 or (6,67 %)
  5. RSU Toli2 sebanyak 4 or (5,33 %)
  6. RSU Parigi sebanyak 4 or (5,33)
  7. RSU Poso sebanyak 3 or (4 %)
  8. RSU Kolonodale sebanyak 2 or (2,67 %)
  9. RS GKST sebanyak 2 or (2,67 %)
  10. RS Mata sebanyak 2 or (2,67%)
  11. RS Wirabuana sebanyak 1 or ( 1,33 % )
  12. RS Donggala sebanyak 1 or ( 1,33 %)
  13. RS Buol sebanyak 1 or (1,33 %)
  14. RS Ampana sebanyak 1 or (1,33 %)

Sedangkan Rumah sakit umum daerah yang telah ada 4 empat dokter spesialis dasar (penyakit dalam, bedah, anak dan kandungan) adalah Rumah Sakit Undata Palu, Anutapura, Jumlah tenaga dokter spesialis terjadi penambahan sejumlah 4 orang (5,33 %) yaitu dari 71 orang menjadi 75 orang.

b. Dokter Umum
Jumlah tenaga dokter umum adalah 365 orang yang bekerja baik pada unit struktural dinas dan UPT maupun fungsional rumah sakit dan puskesmas penyebarannya sebagai berikut:

  1. Kota Palu sebanyak 57 Or (15.62 %)
  2. Propinsi sebanyak 46 Or (12,60 %)
  3. Banggai sebanyak 41 Or (11.23 %)
  4. Poso sebanyak 38 Or (10,41 %)
  5. Parimo sebanyak 33 Or(9,04%)
  6. Donggala sebanyak 32 Or (8,77 %)
  7. Morowali sebanyak 25 Or (7,04 %)
  8. Bangkep sebanyak 26 Or (7,12 %)
  9. Toli2 sebanyak 23 Or (6,30 %)
  10. Touna sebanyak 23 Or (6,30 %)
  11. Buol sebanyak 19 Or (5,21 %)

2

  • Untuk unit structural (Dinas dan UPTD)
    - Dinkes Prop. = 2 orang (0,55 %)
    - Dinkes Kab/Kota = 13 orang (3,56 %)
    - Labkes = 2 orang (0,55 %)
    - KKP = 2 orang (0,55 %)
  • Untuk Unit Fungsional :
    - RS Pemerintah = 119 orang (32,60 %)
    - RS TNI/POLRI = 1 orang (0,27 %)
    - RS Swasta = 2 orang (0,55 %)
    - Puskesmas = 226 orang (61,92 %)

c. Dokter Gigi
Tenaga dokter gigi sejumlah 76 orang

  1. Kota Palu 22 orang (28,95 %)
  2. Donggala 8 orang ( 10,53 %)
  3. Morowali 9 orang (11,84 %)
  4. Banggai 6 orang ( 7.89 %)
  5. Parimo 6 orang ( 7,89%)
  6. Propinsi 6 orang ( 7,89 %)
  7. Toli-Toli 5 orang (6.58 %)
  8. Poso 5 orang (6,58 %)
  9. Buol 5 orang (6.58 % )
  10. Bangkep 2 orang (2,63%)
  11. Touna 2 orang ( 2,63 % )

3

  • Untuk unit structural = Dinas dan UPT)
    - Dinkes Prop. = 2 orang (2,63%)
    - Dinkes Kab/Kota = 4 orang (5,62%)
  • Untuk Unit Fungsional :
    - RS Pemerintah = 17 orang (22,37%)
    - RS. TNI/POLRI = 1 orang (1,32%)
    - Puskesmas = 52 orang (68,42%)

2. Tenaga Perawat
Berjumlah 2636 ( 35,02 % ) orang yang terdiri dari :

a. Unit Struktural

  1. Dinas Kesehatan propinsi /kabupaten/Kota 96 orang (3.64 %)
  2. UPT – Sekolah Kesehatan : 68 orang (2,57 %)
  3. Laboratorium kesehatan : 0 orang ( 0,0%)
  4. Gudang Farmasi : 0 orang ( 0,00%)
  5. RS Pemerintah 865 orang (32,81%)
  6. RS TNI/Polri : 18 orang ( 0,68 %)
  7. RS Swasta : 191 orang ( 7,24 %)
  8. Puskesmas : 1.398 orang ( 53,30 %)

5

Sedangkan Distribusi per Tk. Administrasi :

  1. Kota Palu : 433 or (16,42)
  2. Toli-Toli : 324 or (12,29 %)
  3. Banggai : 299 or (11,34 %)
  4. Propinsi : 289 (10,96)
  5. Donggala : 236 or (8,95%)
  6. Poso : 235 (8,91 %)
  7. Parimo : 219 (8,39 %)
  8. Buol :164 or ( 6,22%)
  9. Bangkep : 169 or (6,41%)
  10. Morowali :145 (5,50 %)
  11. Tojo Una-Una, 133 (5,04)

3. Kebidanan
Jumlah tenaga Bidan 1672 orang (22,21 %) terdiri dari
a. Unit Struktural
- Dinas Kesehatan : 32 or (1,91%)
- Labkes : 0 orang
- Balai POM :0 orang
- Bapelkes : 1 or (0,05 %)
- KKP : 0 orang
- Sekolah kes. : 11 or ( 0,65 %)
- Gudang Farmasi :0 orang
b. Unit Fungsional
- RS pemerintah : 191 or (11,42 %)
- RS Polri/TNI : 2 or (0,11 %)
- RS /RSBSwasta : 27 or ( 1,61 %)
- Puskesmas : 1408 or (84,21 %)

Sedangkan Distribusi per Tingkat Administrasi
- Propinsi : 47 orang ( 2,81 %)
- Donggala : 276 orang (16,50 %)
- Poso : 206 orang (12,32 %)
- Banggai : 172 orang (10,28 %)
- Toli-Toli: 122 orang (7,29 %)
- Kota Palu: 247 orang (14,77 %)
- Morowali: 156 orang (9,33 %)
- Buol : 48 orang (2,87 %)
- Banggkep : 86 orang (5,14 %)
- Parigi Moutong : 221orang ( 13,21 %)
- Tojo Una-Una : 91 orang (5,44 %)

4. Tenaga Rawat Gigi
Jumlah tenaga rawat gigi propinsi Sulawesi Tengah : 90 orang (1,19 % )
a) Untuk Unit Stuktural
• Dinas Kesehatan Propinsi : 2 orang (2.22 %)
• Dinas Kesehatan Kab/Kota 5 orang (5,55 %)
b) Untuk Unit Fungsional
• Rumah Sakit Pemerintah 19 orang (21,11%)
• Rumah Sakit Swasta 0 orang
• Puskesmas 61 orang ( 67,77 %)

5. Tenaga Farmasi
Jumlah tenaga Farmasi 269 orang terdiri dari :
1. Tenaga Apoteker
Jumlah Apoteker yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 69 orang baik pada unit struktural Dinas dan UPT maupun unit fungsional
a) Untuk Unit Struktural

  • Dinas Kesehatan Propinsi Kab/Kota 11 orang (15,94 %)
  • Balai POM 19 orang (27.53 % )
  • Gundang Farmasi 2 orang (2.89 %)
  • Laboratorium 1 orang (1,44 % )
  • Sekolah Kesehatan 2 (2,89 %)

b) Untuk Unit Fungsional
• Rumah Sakit 28 orang (40,57 %)
• Puskesmas 6 orang (8,69)

6. Tenaga Asisten apoteker (DIII , SMF/SAA).
Jumlah asisten apoteker yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 200 orang baik pada unit struktural Dinas dan UPT maupun unit fungsional
a. Untuk Unit Stuktural
• Dinas Kesehatan Propinsi Kab/Kota 26 orang (13 %) .
• Balai POM 18 orang (9 % )
• Gundang Farmasi 10 orang (5 %)
• Laboratorium 2 orang ( 1 %)

b. Untuk Unit Fungsional
• Rumah Sakit 72 orang (36 %)
• Puskesmas 72 orang (36 %)

7. Tenaga Kesehatan Masyarakat
Berjumlah 419 orang yang bekerja pada unit struktural maupun fungsional :
a. Untuk Unit Struktural
• Dinas Kesehatan Propinsi/Kab./Kota 177 orang (42,24 %)
• Bapelkes 5 orang (1,19 %)
• KKP 6 orang (1,43 %)
• Sekolah kesehatan 48 orang (11,45 %)
b. Untuk Unit Fungsional
• Rumah Sakit 92 orang (21,95 %)
• Puskesmas 59 orang (21,00 %)
6

Sedangkan pertingkat administrasi sebagai berikut :

  1. Propinsi 104(24,82%)
  2. Kota Palu 53 (12,64 %)
  3. Toli-Toli 41 (9,78 %)
  4. Donggala 39 (9,30 %)
  5. Poso 40 (9,54%)
  6. Parimo 34 (8,11%)
  7. Banggai 18 (4,29 %)
  8. Morowali 21 (5,01 % )
  9. Buol 23 (5,48 %)
  10. Bangkep 17 (4,05 %)
  11. Touna 10 (2,38 %)

8. Tenaga Kesehatan Lingkungan
Berjumlah 502 orang yang bekerja pada unit struktural maupun fungsional :
a. Untuk Unit Struktural
• Dinas Kesehatan Propinsi/Kab./Kota 117 orang (23,30 %)
• Bapelkes 4 orang (0,79 %)
• KKP 23 orang (4,58 %)
• Sekolah kesehatan 10 orang (1,99 %)

b. Untuk Unit Fungsional
• Rumah Sakit 80 orang (15,93 %)
• Puskesmas 268 orang (53,38 %)

Sedangkan pertingkat administrasi sebagai berikut :

7

  1. Propinsi 74 (14.,74 %)
  2. Donggala 71 (14,14 %)
  3. Poso 60 (11,95 %)
  4. Banggai 19 (3,78 %)
  5. ToliToli 32 (6,37%)
  6. Kota Palu 77 (15,33 % )
  7. Morowali 49 (9,76 %)
  8. Buol 17 (3,38 % )
  9. Bangkep 17 (3,52 %)
  10. Parimo 52 (10,35 %)
  11. Touna 34 (6,77 %)

9. Tenaga Gizi
Jumlah Tenaga Gizi yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 136 orang baik pada unit struktural Dinas dan UPT maupun unit fungsional.

a. Untuk Unit Stuktural
• Dinas Kesehatan Propinsi : 5 orang (3,67 %)
• Dinas Kesehatan Kab/Kota 24 orang (17,64 %)
• Balpelkes 2 orang ( 1,47 %)
• Sekolah kesehatan 1 (0,73 %)

b. Untuk Unit Fungsional
• Puskesmas 55 orang (40,44%)
• Rumah Sakit 49 orang (36,02%)

Dan pertingkat administrasi adalah sebagai berikut :

8

  1. Propinsi 2 orang (16,17 %)
  2. Donggala 11 orang (8,08 %)
  3. Poso 15 orang (11,02 %)
  4. Banggai 15 orang (11,02 %)
  5. ToliToli 16 orang (11,76 %)
  6. Kota Palu 26 orang (19,11 %)
  7. Morowali 8 orang (5,88 %)
  8. Buol 2 orang (1,47 %)
  9. Bangkep 9 orang (6,61 %)
  10. Parimo 7 Orang (5,14 %)
  11. Touna 6 Orang ( 4,41 %)

10. Tenaga Keterapian Fisik
Jumlah tenaga Keterapian Fisik yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 24 orang baik pada rumah sakit pemerintah maupun swasta, Dan pertingkat administrasi adalah sebagai berikut

  1. Propinsi 11 orang (45,83 %)
  2. Donggala 0 orang (0 %)
  3. Poso 1 orang (4,16 %)
  4. Banggai 3 orang (12,5 %)
  5. ToliToli 3 orang ( 12,5 %)
  6. Kota Palu 3 orang (12,5 %)
  7. Morowali 1 orang (4,16 %)
  8. Buol 0 orang (0 %)
  9. Bangkep 0 orang (0 %)
  10. Parimo 1 Orang (4,16 %)
  11. Touna 1 Orang ( 4,16 %)

11. Tenaga Keteknisian Medis
Berjumlah 182 orang yang bekerja pada unit struktural maupun fungsional :
a. Untuk Unit Struktural
• Dinas Kesehatan Propinsi/Kab./Kota, 5 orang (2,74 %)
• Balai POM 2 orang ( 1,09 %)
• Labkes 8 orang (4,39 % )
b. Untuk Unit Fungsional
• Rumah Sakit 141 orang (77,47 %)
• Puskesmas 26 orang (14,28 %)
Sedangkan pertingkat administrasi sebagai berikut :

  1. Propinsi 36 (19,78%)
  2. Donggala 7 (3,84 %)
  3. Poso 21 (11,53%)
  4. Banggai 9 (4,94 %)
  5. ToliToli 20 (10,98%)
  6. Kota Palu 37 (20,32%)
  7. Morowali 5 (2,74 %)
  8. Buol 0 (0)
  9. Bangkep 6 (3,29%)
  10. Parimo 13 (7,14%)
  11. Touna 9 (4.94%)

12. Tenaga Lain
Berjumlah 1.092 orang (14,50 %) yang terdiri dari :
a. Unit Struktural
- Dinas Kesehatan propinsi /kabupaten/Kota, 306 (28,02%)
- UPT – Sekolah Kesehatan : 75 orang (6,86 %)
- Laboratorium kesehatan : 12 orang ( 1,09%)
- Gudang Farmasi : 8 orang ( 0,73%)
b. Unit Fungsional
- RS Pemerintah 270 orang (24,72 %)
- RS TNI/POLRI, 30 orang ( 2,74 %)
- RS /RB Swasta: 197 orang ( 18,04%)
- Puskesmas : 155 orang ( 14,19 %)

Dari uraian data tersebut diatas jumlah tenaga kesehatan terbesar bekerja pada unit pelayanan kesehatan langsung yaitu sebesar 6.087 orang (83,50 %) (Puskesmas termasuk Pustu/Polindes serta Rumah Sakit). Sedangkan sisanya 1.202 orang (16,490%) bekerja pada unit administrasi dan unit pelayanan tidak lansung .

TENAGA KESEHATAN PADA DINAS KABUPATEN DAN KOTA
Jumlah tenaga kesehatan yang bekerja pada Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota sebanyak 619 orang. Jumlah tenaga terbesar bekerja pada Dinas Kesehatan Kabupaten Toli-Toli sebanyak 112 orang (18,06 %). Kemudian berturut-turut pada Dinas Kabupaten Banggai 75 orang (12,11 %) ,Dinas Kabupaten Donggala 71 orang ( 11,45 %), Dinas Kabupaten Poso 64 orang, (10,33 %), Dinas Kesehatan Morowali 67 orang (10,80 %), Dinas Kesehatan Kota Palu 64 orang (10,32 %), Dinas Kesehatan Kabupaten Buol 55 orang (8,87 %), Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan 51 orang (8,87 %) , Dinas Kabupaten Tojo Una-Una 35 orang ( 5,65 %) dan Kabupaten Parigi Moutong 25 orang (4,03 %).

Tenaga Kesehatan di Puskesmas
Tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas (termasuk puskesmas pembantu dan polindes) sebanyak 3.807 orang terdiri dari dokter umum 226 (5,93 %), Dokter Gigi 52 orang (1,36 %), Farmasi 70 orang (1,83 %) Sarjana Kesehatan 88 orang (2,31 %), Perawat 1398 orang (36,71 %),Bidan 1.408 orang (36,97 %), rawat gigi 61 orang ( 1,60 %), kesehatan lingkungan 268 orang ( 7,03 %), Gizi 56 orang (1,47 %) ,tenaga keteknisian medis 25 orang (0,65 %) dan tenaga lain 155 orang .

Dari data tersebut nampak bahwa proporsi tenaga kesehatan terbesar adalah tenaga Bidan yaitu 1.408 orang (36,97).

Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit.
Tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit sejumlah 2.512 orang yang terdiri dari dokter spesialis 75 orang, dokter umum 119 orang, dokter gigi 18 orang, perawat 1080 orang, bidan 220 orang, rawat gigi 21 orang, farmasi 100 orang, sarjana kesehatan masyarakat 92 orang , kesehatan lingkungan 80 orang, gizi 49 orang, keterapian fisik 24 orang, keteknisian medis 137 orang, dan tenaga lain 497 orang.

Dengan disajikannya data tenaga kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah tahun 2007 dalam buku ini, diharapkan akan sangat bermanfaat khususnya dalam upaya meningkatkan pengelolaan tenaga kesehatan yang sekaligus juga merupakan umpan balik bagi masing-masing unit kerja di lingkungan instansi kesehatan. Dengan semakin meningkatnya kualitas pengelolaan ketenagaan, diharapkan data yang disajikan dalam buku terbitan tahun-tahun berikutnya akan semakin sempurna dan tepat waktu.