Profil Tenaga Kesehatan 2006
Pemenuhan akan kebutuhan tenaga kesehatan merupakan salah satu hal yang penting dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional khususnya Propinsi Sulawesi Tengah.
Pemenuhan tenaga kesehatan yang handal dan profesional tidak hanya dilakukan melalui penambahan jumlah tenaga tetapi juga melalui pemerataan dengan distribusi tenaga kesehatan yang rasional serta pendayagunaan tenaga kesehatan itu sendiri guna memenuhi kebutuhan dalam pencapaian tujuan, oleh karenanya diperlukan suatu perencanaan kebutuhan tenaga yang efektif dan efisien baik secara kualitas maupun kuantitas guna pelaksanaan tugas dan terutama untuk menjawab tantangan dimasa depan, hal ini tentunya harus didukung dengan tersedianya Informasi Tenaga Kesehatan yang akurat dan tepat waktu diberbagai unit kerja Institusi Tenaga Kesehatan disetiap tingkat adminstrasi.
RUANG LINGKUP DATA
Data Tenaga Kesehatan
Penyajian data profil tenaga kesehatan ini dirinci menurut sebelas kategori tenaga yang masing-masing yaitu :
Tenaga Medis
Dokter Spesialis, yang meliputi spesialis penyakit dalam (internist), spesialis penyakit anak, spesialis kandungan dan kebidanan, spesialis bedah, spesialis mata, spesialis THT, spesialis jiwa, spesialis penyakit kulit dan kelamin, spesialis radiologi, dan spesialis lainnya.
-
Dokter umum termasuk dalam hal ini adalah dokter dengan status PNS, PTT atau swasta.
-
Dokter Gigi yang juga meliputi dokter gigi dengan status PNS, PTT ataupun swasta.
-
Perawat. yang terdiri atas lulusan S1 keperawatan, D III keperawatan , dan SPK/SPR .
-
Bidan, terdiri dari lulusan D1 kebidanan dan DIII kebidanan
-
Rawat Gigi, terdiri dari pendidikan SPRG dan AKG
-
Farmasi, yang meliputi yang meliputi tenaga SMF/SAA, DIII Farnasi dan sarjana apoteker
-
Sarjana Kesmas, meliputi tenaga dengan pendidikan SKM dan M.Kes dll.
-
Tenaga Kesling, terdiri atas dengan pendidikan APK/AKL dan SPPH
-
Tenaga Gizi, terdiri atas S1 Gizi, D III Gizi dan SPAG.
-
Keterapian Fisik, meliputi tenaga fisioterapi, okupasi terapi dan terapi wicara.
-
Keteknisian Medis terdiri atas tenaga radiografer, teknisi elektromedis, analis kesehatan, refraksionis optisien, teknisi transfusi, perekam medis dan penata anestesi.
-
Tenaga Lain - Lain
-
Tenaga dengan pendidikan PKE, PKC dll (Jukes).
-
Tenaga Pekarya
-
Sarjana Non Kesehatan terdiri dari D III , S1 maupun S2 Non Kesehatan
-
SLA, SLP dan SD.
-
Data Unit Kerja Pada Tingkat Administrasi
Penyajian data tenaga kesehatan ini juga berdasarkan atas tingkat administrasi yang meliputi tingkat Dati I (Propinsi) dan Dati II (Kabupaten/kota), puskesmas, rumah sakit, institusi pendidikan, dll.
Unit kerja yang termasuk dalam tingkat propinsi yaitu : Dinas Kesehatan Propinsi, unit-unit pelaksana teknis (Bapelkes, labkes, Rumah Sakit Undata), BUMN (PT Askes, dan kimia farma), Sedangkan yang termasuk dalam tingkat kabupaten/kota adalah : Dinas Kesehatan Kabupaten, Gudang Farmasi, KKP, RS, Puskesmas, dsb.
SUMBER DATA
Penyajian data tenaga kesehatan dalam buku ini dihimpun dari laporan tenaga kesehatan yang berasal dari masing unit kerja baik ditingkat propinsi maupun Kabupaten/Kota serta unit pelaksana Teknis Kesehatan lainnya.
KEADAAN TENAGA KESEHATAN
Gambaran Umum Keadaan Tenaga Kesehatan
Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota jumlah penduduk di Sulawesi Tengah tahun 2006 sebanyak 2.402.280. jiwa . Sedangkan jumlah tenaga kesehatan tahun 2006 yaitu sebanyak 7.289 jiwa ( tujuh ribu dua ratus delapan puluh sembilan ) jiwa.
Jumlah tenaga kesehatan yang bekerja ditingkat propinsi sebanyak 1.060. orang (14,54%) selebihnya tersebar di seluruh Kabupaten/kota. Jumlah terbesar berada di Kota Palu yaitu sebanyak 1.325 orang (18,18%), kemudian berturut-turut kabupaten Donggala 7.52 (10.32%), Kabupaten Toli-Toli sebanyak 751 orang (10,30 %), Kabupaten Poso 725 orang (9,95%), Kabupaten Parigi Moutong 660 orang ( 9,05%) , Kabupaten Banggai 628 orang (8.62 %) Kabupaten Morowali 440 orang (6.04%), Kabupten Tojo Una-Una 353 (4,84), Bangkep 304 (4,17) , Kabupaten Buol 291 (3,99).
Jumlah dan Proporsional Tenaga Kesehatan Menurut Kategorinya
1. Tenaga Medis
Tenaga Medis yang ada di Propinsi Sulawesi Tengah 490 orang yang terdiri dari : a. Tenaga Dokter Ahli/Spesialis
Jumlah tenaga dokter ahli 71 orang yang keseluruhannya bekerja pada Rumah Sakit yang tersebar di Kabupaten/Kota dan Propinsi dengan rincian sebagai berikut :
-
- RSU Undata, : 23 Or ( 32,4 %)
- RSU Anutapura : 15 or (21,12 %)
- RSU Jiwa : 7 or (9,86 %)
- RSU Luwuk : 5 or (7,04 %)
- RSU Toli2 : 4 or (5,63 %)
- RSU Parigi : 4 or (5,63)
- RSU Poso : 3 or (4,22 %)
- RSU Kolonodale : 2 or (2,18 %)
- RS GKST : 2 or (2,81 %)
- RS Mata : 2 (2,81%)
- RS Wirabuana , : 1 ( 1,4 % )
- RS Donggala : 1 ( 1,4 %)
- RS Buol : 1 (1,4%)
- RS Ampana : 1 (1,4 %)
Sedangkan Rumah sakit umum daerah yang telah ada 4 empat dokter spesialis dasar (penyakit dalam, bedah, anak dan kandungan) adalah Rumah Sakit Undata Palu, Anutapura, Rumah Sakit Parigi, RSU Toli-Toli .
Jumlah tenaga dokter spesialis terjadi peningkatan sejumlah 14 orang (26,31 %) yaitu dari 57 orang menjadi 71 orang.
b. Dokter Umum
Jumlah tenaga dokter umum adalah 355 orang yang bekerja baik pada unit struktural dinas dan UPT maupun fungsional rumah sakit dan puskesmas penyebarannya sebagai berikut:
-
- Kota Palu = 62 Or (17.46 %)
- Propinsi = 47 Or (13,24 %)
- Banggai = 42 Or (11.83 %)
- Poso = 34 Or (9,57 %)
- Parmo = 33 Or(9,30%)
- Donggala = 32 Or (9,01 %)
- Morowali =25 Or (7,04 %)
- Toli-Toli =23 Or (6,47 %)
- Bangkep = 23 Or (6,47) %)
- Touna = 22 Or (6,19 %)
- Buol = 12 Or (3,36 %)
Untuk unit structural = Dinas dan UPT)
-
- Dinkes Prop. = 2 orang (0,56 %)
- Dinkes Kab/Kota = 13 orang (3,66 %)
- Labkes = 2 orang (0,56 %)
- KKP = 3 orang (0,84 %)
Untuk Unit Fungsional :
-
- RS Pemerintah = 122 orang (34,36 %)
- RS TNI/POLRI = 1 orang (0,28 %)
- RS Swasta = 2 orang (0,56 %)
- Puskesmas = 214 orang (59,15 %)
c. Dokter Gigi Tenaga dokter gigi sejumlah 64 orang
- Kota Palu 20 orang (3125 %)
- Donggala 8 orang ( 12,50 %)
- Propinsi 6 orang ( 9,37 %)
- Baggai 6 orang ( 9.37 %)
- Parimo 6 orang ( 9.37 %)
- Poso 5 orang (7,81 %)
- Toli-Toli 5 orang (7.81 %)
- Morowali 3 orang (4,68 %)
- Buol 2 orang (3.12 % )
- Bangkep 2 orang (3,12%)
- Touna 1 orang ( 1,56 % )
Untuk unit structural = Dinas dan UPT)
-
- Dinkes Prop. = 1 orang (1.56%)
- Dinkes Kab/Kota = 2 orang (3,12%)
Untuk Unit Fungsional :
-
- RS Pemerintah = 17 orang (26,56%)
- RS. TNI/POLRI = 1 orang (1,56%)
- Puskesmas = 43 orang (67,18%)
2. Tenaga Perawat Berjumlah 2608 ( 35,78 % ) orang yang terdiri dari : Unit Struktural
-
- Dinas Kesehatan propinsi /kabupaten/Kota 82 orang (3.14 %)
- UPT – Sekolah Kesehatan : 58 orang (2,22 %)
- Laboratorium kesehatan : 0 orang ( 0,0%)
- Gudang Farmasi : 0 orang ( 0,00%)
Unit Fungsional
-
- RS Pemerintah 864 orang (33,12%)
- RS TNI/Polri : 18 orang ( 0,69 %)
- RS Swasta : 197 orang ( 7,55 %)
- Puskesmas : 1.374 orang ( 52,68 %)
Sedangkan Distribusi per Tk. Administrasi :
-
- Kota Palu : 413 or (15,83)
- Toli-Toli : 324 or (12,42 %)
- Banggai : 299 or (11,46 %)
- Propinsi : 288 (11,04)
- Donggala : 236 or (9,04%)
- Poso : 235 (9,01 %)
- Parimo : 219 (8,39 %)
- Buol ::164 or ( 6,28%)
- Bangkep : 157 or (6,01%)
- Morowali :140 (5,36 %)
- Tojo Una-Una, 133 (5,09)
3. Kebidanan Jumlah tenaga Bidan 1608 orang (22,06 %) terdiri dari Unit Struktural
-
- Dinas Kesehatan : 30 or (1,86%)
- Labkes : 0 orang
- Balai POM :0 orang
- Bapelkes : 1 or (0,06 %)
- KKP : 0 orang
- Sekolah kes. : 10 or ( 0,62 %)
- Gudang Farmasi :0 orang
Unit Fungsional
-
- RS pemerintah : 191 or (11,87 %)
- RS Polri/TNI : 2 or (0,12 %)
- RS /RSBSwasta : 27 or ( 1,67 %)
- Puskesmas : 1346 or (83,70 %)
Sedangkan Distribusi per Tingkat Administrasi
-
- Propinsi : 47 orang ( 2,93 %)
- Donggala : 276 orang (17,16 %)
- Poso : 206 orang (12,81 %)
- Banggai : 172 orang (10,69 %)
- Toli-Toli: 122 orang (7,59 %)
- Kota Palu: 234 orang (14,55 %)
- Morowali: 151 orang (9,39 %)
- Buol : 48 orang (2,98 %)
- Banggkep : 40 orang (2,48 %)
- Parigi Moutong : 221orang ( 13,74 %)
- Tojo Una-Una 91 orang (5,65 %)
4. Tenaga Rawat Gigi Jumlah tenaga rawat gigi propinsi Sulawesi Tengah : 90 orang (1,23 % ) Untuk Unit Stuktural
-
- Dinas Kesehatan Propinsi : 2 orang (2.22 %)
- Dinas Kesehatan Kab/Kota 5 orang (5,55 %)
- Untuk Unit Fungsional
- Rumah Sakit Pemerintah 19 orang (21,11%)
- Rumah Sakit Swasta 0 orang
- Puskesmas 61 orang ( 67,77 %)
5. Tenaga Farmasi
Jumlah tenaga Farmasi 241 orang terdiri dari : 1. Tenaga Apoteker
Jumlah Apoteker yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 68 orang baik pada unit struktural Dinas dan UPT maupun unit fungsional Untuk Unit Stuktural
-
- Dinas Kesehatan Propinsi Kab/Kota 10 orang (14,70 %)
- Balai POM 19 orang (27.94 % )
- Gundang Farmasi 2 orang (2.94 %)
- Laboratorium 1 orang (1,47 % )
- Sekolah Kesehatan 2 (2,94 %)
Untuk Unit Fungsional
-
- Rumah Sakit 28 orang (41,17 %)
- Puskesmas 3 orang (4,41)
2. Tenaga Asisten apoteker (DIII , SMF/SAA).
Jumlah asisten apoteker yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 173 orang baik pada unit struktural Dinas dan UPT maupun unit fungsional Untuk Unit Stuktural
-
- Dinas Kesehatan Propinsi Kab/Kota 27 orang (21,95 %) .
- Balai POM 18 orang (10.40 % )
- Gundang Farmasi 10 orang (5.7 %)
- Laboratorium 2 orang ( 1,15 %)
Untuk Unit Fungsional
-
- Rumah Sakit 72 orang (41,6, %)
- Puskesmas 44 orang (28,93 %)
6. Tenaga Kesehatan Masyarakat
Berjumlah 366 orang yang bekerja pada unit struktural maupun fungsional : Untuk Unit Struktural
-
- Dinas Kesehatan Propinsi/Kab./Kota 174 orang (47,54 %)
- Bapelkes 5 orang (1,36 %)
- KKP 6 orang (1,63 %)
- Sekolah kesehatan 50 orang (13,66 %)
Untuk Unit Fungsional
-
- Rumah Sakit 69 orang (18.85 %)
- Puskesmas 59 orang (16,12 %)
Sedangkan pertingkat administrasi sebagai berikut : 1. Propinsi 103(28,14%) 2. Kota Palu 51 (13,93 %) 3. Toli-Toli 40 (10,92 %) 4. Donggala 39 (10,65 %) 5. Poso 36 (9,83%) 6. Parimo 24 (6,55%) 7. Banggai 18 (4.91 %) 8. Morowali 20 (5,46 % ) 9. Buol 10. Bangkep 11. Touna 16 (4,37 %) 10 (2.73 %) 9 (2,45 %) 7. Tenaga Kesehatan Lingkungan
Berjumlah 482 orang yang bekerja pada unit struktural maupun fungsional : Untuk Unit Struktural
-
- Dinas Kesehatan Propinsi/Kab./Kota 116 orang (24,06 %)
- Bapelkes 4 orang (0,82 %)
- KKP 23 orang (4,77 %)
- Sekolah kesehatan 10 orang (20,83 %)
Untuk Unit Fungsional
-
- Rumah Sakit 81 orang (16.80 %)
- Puskesmas 243 orang (50,41%)
Sedangkan pertingkat administrasi sebagai berikut :
-
- Propinsi 74 (15.,35 %)
- Donggala 74 (15.,35 %)
- 3. Poso 60 (12,44 %)
- Banggai 19 (4,03 %)
- ToliToli 30 (6.22%)
- Kota Palu 67 (13.90 % )
- Morowali 37 (7,67 %)
- Buol 18 (3.73 % )
- Bangkep 17 (3,52 %)
- Parimo 52 (10,78 %)
- Touna 34 (7,05 %)
8. Tenaga Gizi
Jumlah Tenaga Gizi yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 134 orang baik pada unit struktural Dinas dan UPT maupun unit fungsional. Untuk Unit Stuktural
-
- Dinas Kesehatan Propinsi : 5 orang (3.7 %)
- Dinas Kesehatan Kab/Kota 23 orang (17,16 %)
- Balpelkes 2 orang ( 1,49 %)
- Sekolah kesehatan 1 (0,76 %)
Untuk Unit Fungsional
-
- Puskesmas 54 orang (40,29%)
- Rumah Sakit 49 orang (36,56%)
Dan pertingkat administrasi adalah sebagai berikut :
-
- Propinsi 22 orang (16,41 %)
- Donggala 11 orang (8,20 %)
- Poso 15 orang (11,19 %)
- Banggai 15 orang (11,19 %)
- ToliToli 16 orang (11,94 %)
- Kota Palu 25 orang (18,65 %)
- Morowali 5 orang (3,73 %)
- Buol 3 orang (2,23 %)
- Bangkep 10 Orang (7.46%)
- Parimo 7 Orang (5.22%)
- Touna 5 orang (3.73%)
9. Tenaga Keterapian Fisik
Jumlah tenaga Keterapian Fisik yang bekerja di Propinsi Sulawesi Tengah adalah 23 orang baik pada rumah sakit pemerintah maupun swasta. Dan pertingkat administrasi adalah sebagai berikut :
-
- Propinsi 11 orang (47,82 %)
- Donggala 0 orang (0 %)
- Poso 1 orang (4,34 %)
- Banggai 3 orang (13,04 %)
- ToliToli 3 orang ( 13,04 %)
- Kota Palu 3 orang (13,04 %)
- Morowali 1 orang (4,34 %)
- Buol 0 orang (0 %)
- Bangkep 0 orang
- Parimo 1 orang (4.34 %)
- Touna 1 orang (4.34 %)
10. Tenaga Keteknisian Medis
Berjumlah 155 orang yang bekerja pada unit struktural maupun fungsional :
Untuk Unit Struktural
-
-
Dinas Kesehatan Propinsi/Kab./Kota, 5 orang (3,73 %)
-
Balai POM 2 orang ( 1,49 %)
-
Labkes 8 orang (5,97 % )
-
Untuk Unit Fungsional
-
-
Rumah Sakit 119 orang (76,77 %)
-
Puskesmas 21 orang (13,54 %)
-
Sedangkan pertingkat administrasi sebagai berikut :
-
-
Propinsi 36 (23.22%)
-
Donggala 7 (4,51 %)
-
Poso 20 (12,90%)
-
Banggai 9 (5,80 %)
-
ToliToli 20 (12,90)
-
Kota Palu 37 (23,87%)
-
Morowali 2 (1,29 %)
-
Buol 0
-
Bangkep 4 (2,58%)
-
Parimo 13 (8,38%)
-
Touna 7 (4,51%)
-
11. Tenaga Lain Berjumlah 1.092 orang (14,98 %) yang terdiri dari : Unit Struktural
-
- Dinas Kesehatan propinsi /kabupaten/Kota, 306 (28,02%)
- UPT – Sekolah Kesehatan : 75 orang (6,86 %)
- Laboratorium kesehatan : 12 orang ( 1,09%)
- Gudang Farmasi : 8 orang ( 0,73%)
Unit Fungsional
-
- RS Pemerintah 270 orang (24,72 %)
- RS TNI/POLRI, 30 orang ( 2,74 %)
- RS /RB Swasta: 197 orang ( 18,04%)
- Puskesmas : 155 orang ( 14,19 %)
Dari uraian data tersebut diatas jumlah tenaga kesehatan terbesar bekerja pada unit pelayanan kesehatan langsung yaitu sebesar 6.087 orang (83,50 %) (Puskesmas termasuk Pustu/Polindes serta Rumah Sakit). Sedangkan sisanya 1.202 orang (16,490%) bekerja pada unit administrasi dan unit pelayanan tidak lansung .
TENAGA KESEHATAN PADA DINAS KABUPATEN DAN KOTA
Jumlah tenaga kesehatan yang bekerja pada Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota sebanyak 594 orang. Jumlah tenaga terbesar bekerja pada Dinas Kesehatan Kabupaten Toli-Toli sebanyak 112 orang (18,85 %). Kemudian berturut-turut pada Dinas Kabupaten Banggai 74 orang (12,45 %0 ,Dinas Kabupaten Donggala 69 orang ( 11,61 %), Dinas Kabupaten Poso 64 orang, (10,77 %), Dinas Kesehatan Morowali 64 orang (10,77 %), Dinas Kesehatan Kota Palu 57 orang (9,59 %), Dinas Kesehatan Kabupaten Buol 51 orang (8,58 %), Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan 46 orang (7,74 %) , Dinas Kabupaten Tojo Una-Una 32 orang ( 5,38 %) dan Kabupaten Parigi Moutong 25 orang (4,20 %).
TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS
Tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas (termasuk puskesmas pembantu dan polindes) sebanyak 3.614 orang terdiri dari dokter umum 210 (5,81 %), Dokter Gigi 43 orang (1,19 %), Farmasi 48 orang (1,32 %) Sarjana Kesehatan 59 orang (1,60 %), Perawat 1374 orang (38,01 %), Bidan 1.346 orang (37,24 %), rawat gigi 61 orang ( 1,68 %), kesehatan lingkungan 243 orang ( 6,72 %), Gizi 54 orang (1,49 %) ,tenaga keteknisian medis 21 orang (0,58 %) dan tenaga lain 155 orang .
Dari data tersebut nampak bahwa proporsi tenaga kesehatan terbesar adalah tenaga perawat yaitu 1374 orang (38,01).
TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT.
Tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit sejumlah 2.472 orang yang terdiri dari dokter spesialis 71 orang, dokter umum 125 orang, dokter gigi 18 orang, perawat 1079 orang, bidan 220 orang, rawat gigi 21 orang, farmasi 100 orang, sarjana kesehatan masyarakat 70 orang , kesehatan lingkungan 80 orang, gizi 49 orang, keterapian fisik 23 orang, keteknisian medis 119 orang, dan tenaga lain 497 orang.
PENUTUP
Dengan disajikannya data tenaga kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah tahun 2006 dalam buku ini, diharapkan akan sangat bermanfaat khususnya dalam upaya meningkatkan pengelolaan tenaga kesehatan yang sekaligus juga merupakan umpan balik bagi masing-masing unit kerja di lingkungan instansi kesehatan. Dengan semakin meningkatnya kualitas pengelolaan ketenagaan, diharapkan data yang disajikan dalam buku terbitan tahun-tahun berikutnya akan semakin sempurna dan tepat waktu.
Palu, Desember 2007 Subdin Bina Tenaga Kesehatan
